Secara umum sarana atau fasilitas berupa bangunan cukup memadai, Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan Universitas Brawijaya sendiri memiliki 3 gedung yang digunakan untuk perkantoran, ruang kuliah, ruang dosen, laboratorium,  ruang baca, ruang ujian dan ruang seminar dan laboratorium. Sedangkan satu gedung utama masih dalam tahap pembangunan.

Masing-masing laboratorium dikelola dan dipelihara (dibawah tanggung jawab) seorang Ketua Lab. dibantu oleh seorang laboran. Laboratorium ini dilengkapi peralatan dan bahan kimia sesuai dengan kebutuhan untuk kegiatan praktikum dan penelitian. Secara umum laboratorium di fakultas sudah cukup representatif. Selain mahasiswa PS. BP, laboratorium juga menyediakan layanan bagi masyarakat antara lain kegiatan magang bagi SMK atau petani ikan, kegiatan layanan untuk menganalisis kualitas air, pakan ikan/udang, penyakit ikan/udang dan layanan konseling.

Untuk kegiatan pembelajaran, telah tersedia 16 ruang kuliah yang dilengkapi  dengan komputer dan LCD sehingga memungkinkan penerapan pembelajaran dengan multi-media. Untuk kegiatan seminar dan ujian akhir bagi mahasiswa disediakan ruang tersendiri.

Perpustakaan terpusat di tingkat universitas, dengan fasilitas yang sangat memadai seperti ruang baca, ruang diskusi, katalog digital, E-journal dan link ke perpustakaan luar (Proquest, elsevier dan Ebsco). Semua fasilitas layanan perpustakaan pusat dapat diakses secara langsung oleh civitas akademika di PS BP melalui fasilitas yang disediakan oleh Fakultas seperti hot-spot area. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan juga mempunyai ruang baca dengan jumlah koleksi yang sangat beragam di bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan yang merupakan sumbangan dan bantuan dari banyak institusi dan alumni.

Fasilitas umum di FPIK antara lain, sarana ibadah (musholla), ruang HMP, 1 sarana olahraga berupa satu set alat tenis meja dan lapangan bola voli, lapangan basket/futsal, gazebo dan koridor barat yang sering digunakan untuk acara-acara fakultas maupun kemahasiswaan. Di area ini dilengkapi dengan sarana Wi-Fi dan meja kursi yang representatif bagi mahasiswa untuk melakukan diskusi maupun mengerjakan tugas secara berkelompok. Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana juga diperhatikan agar sarana dan prasarana yang ada tetap dapat digunakan untuk mendukung PBM.

Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana membutuhkan biaya yang selama ini diperoleh dari :

  • DIPA Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
  • Program Hibah (block grants) dan Hibah Kompetisi dari DIKTI
Print Friendly, PDF & Email